.:Acehline Community:.
Silahkan mendaftar untuk Access penuh

.:Acehline Community:.

Computer - Internet - Hacking - Security
 
IndeksPortailPencarianPendaftaranLogin

Share | 
 

 Sejarah Aceh Singkil

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
zulfah
The Wizard
The Wizard


Jumlah posting : 759
Reputation : 2
Registration date : 01.06.07

PostSubyek: Sejarah Aceh Singkil   Thu Jul 24, 2008 1:24 pm

kali ini kita akan ulas tentang sejarah aceh singkil........ bagi warga
aceh singkil silahkan liat bagaimana aceh singkil itu.... nah simak lah
sayang hehehehehehehe

Pada permulaan abad ke 16 Kerajaan Aceh berada pada masa puncak
kejayaannya, dibawah pimpinan Sultan Iskandar Muda ( 1607 – 1638 ).
Daerah kekuasaannya meliputi pantai barat pulau Sumatera dari Bengkulu
hingga ke pantai timur pulau Sumatera yang meliputi Riau. Pada masa itu
terdapat pula Kerajaan-kerajaan kecil di wilayah Aceh itu sendiri,
salah satunya terdapat di wilayah Aceh Singkil.

Dari peninggalan-peninggalan sejarah yang ada serta cerita rakyat yang
berkembang menunjukkan bukti adanya kerajaan-kerajaan di wilayah
Singkil itu sendiri. Beberapa peninggalan-peninggalan bersejarah
tersebut dapat dilihat dari ditemukannya situs-situs bangunan serta
alat-alat perlengkapan hidup seperti senjata, peralatan makan,
perhiasan, perlengkapan pertanian, adat istiadat. Hal ini menunjukkan
adanya struktur masyarakat berlapis yang ditunjukkan dengan terdapanya
nama (gelar) Raja, pembantu-pembantu raja dan rakyat biasa. Sewaktu
kerajaan Aceh dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda, didudukkanlah Syeikh Abdul Rauf as Singkili yang berasal dari wilayah Singkil sebagai tempat orang merujuk hukum agama atau hukum Syara.

Lahir di Singkil dari keluarga yang ada hubungannya dengan Hamzah
Fansuri seorang tokoh kepenyairan di Indonesia. Pada masa itu
masyarakat Aceh Singkil sudah memiliki peradaban yang tinggi serta
mempunyai pemerintahan, hal ini dikuatkan dengan adanya Kerajaan
Batu-batu, Penanggalan, Binanga dan lain-lainnya. Dalam perjalanan
waktu Aceh Singkil telah melewati masa-masa peralihan kekuasaan
diantaranya adalah : - Masa Pemerintahan Kolonial Belanda - Masa
Pemerintahan Penjajahan Jepang - Masa Kemerdekaan Republik Indonesia

Masa Pemerintahan Kolonial Belanda,
Pada masa
pemerintahan kolonial Belanda, wilayah Singkil merupakan
Onderrafdeeling (Kewedanan) yang dikepalai oleh Controleur, dimana
Onderrafdeeling ini membawahi empat Landschap (Kecamatan) yaitu
Singkil, Pulau Banyak, Simpang Kiri dan Simpang Kanan yang
masing-masing kecamatan tersebut dikepalai oleh seorang “Zelfbestuurder
(Camat) yang juga membawahi empat kemukiman yang dikepalai oleh seorang
Mukim. Dan Mukim juga membawahi beberapa Kepala Kampong di
kemukimannya. Onderrafdeeling (Kewedanan) pada masa indonesia merdeka
diganti namanya menjadi Pembantu Bupati Wilayah Singkil.

Adapun peninggalan-peninggalan dari masa penjajahan kolonial Belanda
ini berupa kantor pemerintahan,kantor pelabuhan, kantor pos, rumah
controleur, sekolah (volgschool dan vervolgschool), Mesjid serta
rumah-rumah yang pernah dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada
akhir abad ke 19. Wilayah Singkil pada masa itu masih berupa hutan
belantara, dimana sebahagian besar mata pencaharian penduduk masih
sangat tergantung dari potensi yang ada pada alam, terutama dibidang
hasil kehutanan seperti kayu, kapur barus, kemenyan, dibidang
pertanian, perikanan, serta pelayaran. Selain itu didaerah pesisir
pantai Singkil banyak dihuni oleh pembuat garam dapur dari air laut.
Wilayah Singkil merupakan salah satu daerah yang diperbolehkan oleh
pemerintah kolonial Belanda untuk membuat garam, dimana garam yang
dihasilkan kemudian diperdagangkan dengan pedagang-pedagang yang datang
ke Singkil terutama sekali dari Alas, Blangkejeren yang diangkut
melalui jalur sungai di Singkil. Pemerintah penjajahan kolonial Belanda
pada saat itu juga telah membuka perkebunan kelapa sawit dan karet di
daerah Lae Butar Rimo.

Pada masa itu banyak didatangkan pekerja (buruh) dari daerah pulau Jawa
yang dipekerjakan diperkebunan milik Belanda dengan cara sistem kontrak
yang lebih dikenal dengan “Kuli Kontrak”. Seiring dengan dibukanya
perkebunan milik pemerintah kolonial Belanda ini maka semakin
terbukalah wilayah Singkil bagi masuknya penduduk lain diluar wilayah
Singkil.

Masa Pemerintahan Penjajahan Jepang, militer Jepang masuk kewilayah
Onderafdeeling Singkil untuk pertama kali melalui perairan laut
Singkil. Mereka mendarat melalui tepian tepat didepan kantor
Controleur. Pendaratan militer Jepang ke Singkil ini dipimpin oleh
Letnan Satu Nakamura, yang kemudian mengambil alih kekuasaan di Singkil
dari Pemerintah kolonial Belanda yang pada saat itu telah mengungsi ke
daerah perkebunan Lae Butar di Rimo.

Selama dalam kekuasaan militer Jepang, mereka tidak merubah status
wilayah Singkil sebagai Onderafdeeling (Kewedanan) hanya istilahnya
saja yang diganti sesuai dengan bahasa Jepang seperti Onderafdeeling
diganti dengan Gun dan Landschap diganti dengan Son. Pada masa
kekuasaan Jepang diwilayah Singkil, roda pemerintahan tidak berjalan
dengan lancar. Penyesuaiannya dalam waktu yang relatif singkat dalam
ukuran tahun yakni 3,5 tahun tetapi telah banyak mengakibatkan
penderitaan dan kesengsaraan bagi masyarakat Singkil. Ketika Jepang
kalah perang dengan pasukan Sekutu, maka sekutu memerintahkan kepada
militer Jepang untuk mengawasi keamanan setempat sebelum wilayah itu
diambil alih oleh pihak sekutu.

Akan tetapi Indonesia telah terlebih dahulu memproklamirkan
kemerdekaannya dan telah menjadi negara merdeka sehingga rakyat
menginginkan kekuasaan dan senjata Jepang diserahkan kepada rakyat
Indonesia. Pihak Jepang bersikeras tidak ingin menyerahkan kekuasaan
dan senjata kepada masyarakat, sehingga menimbulkan perlawanan yang
dimotori oleh Barisan Pemuda Indonesia yang dibantu oleh tokoh-tokoh
masyarakat dan tokoh-tokoh agama yang ada diwilayah Singkil.bounce
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Sejarah Aceh Singkil
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Billyard..
» YoYo
» Global Warming itu pembodohan massal!
» Tanya Ini Motor siapa? (Naksir berat sama stickernya)
» Funky KOpral, ada yang tahu ?? c'mon masuk

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
.:Acehline Community:. :: Lain - lain :: All About Atjeh-
Navigasi: